Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kisah

Seorang Kakek di Sebuah Kedai Kafe

Sepasang kaki renta melangkah perlahan. Memasuki sebuah rumah makan bergaya tradisional. Jalannya sedikit terbungkuk dengan kopyah hitam menutupi rambut hitamnya. Satu menit kemudian, seorang pramusaji berkerudung hitam menghampirinya. Perempuan itu menunjukkan wajah ramahnya sambil bertanya keinginan Sang Kakek. " Ada yang bisa kami bantu, Kek?" tanya pramusaji itu. Tanpa berba-bi-bu lagi, kakek bercelana pendek selutut itu lantas menjulurkan selembar rupiah. " Tolong segelas teh hangatnya ya, Mbak," ujarnya sembari memberikan selembar uang dua ribu rupiah. Tiga meter dari tempat kakek itu duduk, tiga orang perempuan tengah menunggu sajian makan malam yang telah dipesannya. Satu persatu hidangan makanan sampai di hadapan ketiganya. Tiga gelas Es Lemon Squash, tiga piring nasi lengkap dengan lauknya, Ayam, Tempe rica-rica dan Udang Asam Manis. Belum sampai hidangan-hidangan itu disantap, pramusaji lainnya datang dengan setampah menu lain. Clear soup, Cah Ka...

“ Mengapa kita perlu membaca Al-Quran?”

Membaca Al-Quran “ Mengapa kita perlu membaca Al-Quran?” Seorang muslim tua Amerika tinggal di sebuah perkebunan/ area di sebelah timur Pegunungan Kentucky bersama cucu laki-lakinya. Setiap pagi Sang kakek bangun pagi dan duduk dekat perapian membaca Al-Quran. Sang cucu ingin menjadi seperti kakeknya dan mencoba menirunya seperti yang disaksikannya setiap hari. Suatu hari ia bertanya pada kakeknya : “ Kakek, aku coba membaca Al-Quran sepertimu tapi aku tak biasa memahaminya, dan walaupun ada sedikit yang aku pahami segera aku lupa setelah aku selesai membaca dan menutupnya. Jadi apa gunanya membaca Al-Quran jika tak memahami artinya?”. Sang kakek denga tenang sambil meletakkan batu-batu di perapian, menjawab pertanyaan sang cucu : “ Cobalah ambil sebuah keranjang batu ini dan bawa ke sungai, dan bawakan aku kembali dengan sekeranjang air.” Anak itu mengerjakan seperti yang di perintahkan kakeknya, tetapi semua air yang dibawa habis sebelum dia sampai di rumah. Kakeknya...

Sebuah Kenangan

Detik-detik Malam yang Menegangkan Kisah ini sudah sudah terjadi sangat lama kurang lebih enam tahun yang lalu, namun hingga saat ini peristiwa itu masih melekat dengan erat dalam benakku. Sebuah kisah yang tak akan pernah terlupakan sepanjang hayat. Saat semua penghuni asrama tahfidz putri pondok pesantren PERSIS (Persatuan Islam) Camplong Sampang Madura yang berjumlah tujuh orang dikejutkan oleh sebuah kejadian misterius dan menegangkan. Suasana asrama saat itu begitu sepi, karena keluarga ustadzah kami sedang tidak berada di rumah yang masih ada dalam satu lingkungan dengan kami. Kegiatan di asrama tahfidz putri ponpes PERSIS masih belum berjalan sebagaimana biasanya. Suasana saling menghafal masih belum terasa, sebab masa ujian baru saja usai. Namun, masih beberapa kelas yang belum menyelesaikan ujian karena adanya remidi ujian, tak luput pula kelas IV atau setingkat kelas 1 MA yang saat itu ku tempuh. Sebuah buku masih setia berada di pangkuan tangan, pikiran terus me...