Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label patologi sosial

Bukan Karena Miskin, Seseorang Mengemis

Gejala patologi atau penyakit sosial berupa kemiskinan, kejahatan, pelacuran, alkoholisme, kecanduan, perjudian, dan semua tingkah laku yang berkaitan dengan hal tersebut serta bertentangan dengan norma kebaikan, masih terus kita dapati di negeri ini. Berbagai macam penanggulangan yang dicetuskan nampaknya belum juga berjalan secara maksimal. Salah satu masalah sosial yang belum juga teratasi di negeri ini adalah kemiskinan. Kemiskinan yang terjadi lantaran faktor kebudayaan dan kebijakan pemerintah ini ternyata tidak sedikit yang membawa rakyat miskin untuk berani menurunkan derajat dirinya menjadi seorang pengemis atau peminta-minta. Meski tidak semua rakyat miskin dan kekurangan baik dari segi fisik maupun ekonomi yang menjadi pengemis, namun jumlah pengemis di negeri ini sudah tidak dapat terhitung lagi jumlahnya. Pengemis yang sudah menjadi fenomena sosial ini seolah-olah selalu menghiasi kota-kota besar dengan gemerlap bangunan mewah dan lalu lalang para pekerja kantoran....