Berawal dari ide "gila"ku. Ingin menerbitkan buku. Saat percakapan di grup mempertemukan 3 penulis yang berasal dari satu Ponpes. Pikiranku mencuat. "Kenapa nggak bikin buku antologi puisi karya kita bertiga? Toh ternyata kita bertiga sama-sama bisa menulis puisi. Apalagi salah satu dari kita yang sukanya berbicara tentang "Senja/Cahya" punya 150an karya puisi." Akhirnya, kulontarkan saja pikiran itu. "Kenapa kita gak bikin antologi puisi aja, karya alumni MII camp yang ngeksis di KBM.. ntar dijualnya ke santri-santri MII camp..." kataku. Dan tak kusangka, ternyata dua orang ini-yang suka berbicara tentang "Cahya", dan satu lagi sedang "gila-gilanya" menulis cerita tentang kehidupan suami-istri yang baru seumur jagung muda- setuju dengan ide isengku itu. Alhasil, keputusan dibuat. Semua naskah dikumpulkan padaku. Bagian mencari penerbit, dibebankan pada semua, dan tentu saja dengan dananya. Masing-masing dari kita juga ...